Access System

KEGIATAN PKL TEKNIK MESIN

Posted on 2025-09-24


900 * 300

Pembuatan benda kerja pada teknik mesin adalah proses membentuk material mentah menjadi komponen mesin sesuai desain, menggunakan berbagai teknik seperti bubut, frais, bor, dan gerinda. Langkah umumnya meliputi perencanaan, penyiapan bahan dan alat, pemasangan benda kerja dan alat potong, penentuan kecepatan dan pengaturan pemakanan, serta pengawasan proses untuk mencapai dimensi dan kehalusan permukaan yang diinginkan.    Teknik-Teknik Pembuatan Benda Kerja Berbagai teknik digunakan untuk membentuk benda kerja, antara lain:  Bubut (Turning): Benda kerja berputar dan dipotong oleh pahat yang bergerak secara linear untuk menghasilkan bentuk silinder, kerucut, atau permukaan datar.  Frais (Milling): Menggunakan alat potong berputar (cutter) untuk membentuk permukaan datar, melengkung, atau membuat lubang dan alur pada benda kerja.  Pengeboran (Drilling): Menggunakan mata bor untuk membuat lubang dengan berbagai ukuran dan kedalaman pada benda kerja.  Penggerindaan (Grinding): Digunakan untuk mencapai kehalusan permukaan yang sangat tinggi pada benda kerja.  Teknik EDM (Electrical Discharge Machining): Membentuk material menggunakan percikan listrik yang terkontrol.    Langkah-langkah Umum Pembuatan Benda Kerja (Contoh: Mesin Bubut) Perencanaan dan Persiapan: Memeriksa dan menyiapkan mesin bubut serta alat dan bahan yang dibutuhkan.  Menganalisis gambar kerja untuk memahami dimensi dan bentuk yang akan dibuat.  Pemasangan Benda Kerja: Mengukur dimensi awal benda kerja.  Memasang benda kerja pada chuck (penjepit) mesin bubut dan menyenternya.  Pemasangan Alat Potong: Memasang pahat bubut pada tool holder dan menyenterkannya terhadap titik pusat benda kerja.  Pengaturan dan Pemotongan: Menentukan dan mengatur kecepatan putar spindle mesin yang sesuai dengan jenis benda kerja dan proses pemotongan.  Mengatur titik nol dan kedalaman pemakanan dengan menyentuhkan ujung pahat ke benda kerja yang berputar.  Menyalakan mesin dan menggerakkan handel untuk memotong benda kerja sesuai kedalaman dan panjang yang diinginkan.  Pengawasan dan Pengukuran: Mengawasi proses pemotongan dan memastikan kualitas hasil.  Mengukur dimensi benda kerja secara berkala dengan alat ukur seperti jangka sorong untuk memastikan kesesuaian dengan spesifikasi.  Mengganti benda kerja atau melakukan proses finishing sesuai kebutuhan.    Aspek Keselamatan Kerja Selama proses pembuatan, penting untuk memperhatikan keselamatan, seperti:  Menggunakan pakaian kerja yang sesuai. Memakai kecepatan putaran mesin yang tepat. Melaporkan setiap kecelakaan sekecil apa pun. Tidak memakai perhiasan seperti cincin atau jam tangan saat mengoperasikan mesin.